Marquez Rebut Juara Dunia MotoGP


Anti-klimaks berlangsung di seri MotoGP Motegi Jepang, yang diadakan hari ini. Andrea Dovizioso, yang memimpin nyaris semua lomba, mesti meninggalkan Motegi tanpa mencuri poin dikarenakan jatuh, selagi balapan meninggalkan 2 lap. Karena jatuhnya Dovizioso, Marc Marquez pergi ke gawang dan memenangkan juara Seri Motegi dan juara dunia MotoGP 2018. Oh ya, Jorge Lorenzo mesti absen di dalam balapan dikarenakan ia masih cedera. Marquez layak memenangkan piala dunia musim ini, ia mengimbuhkan kinerja yang mulus. Lawan yang paling sukar adalah Andrea Dovizioso. Saya meminta duel ketat antara Marquez dan Dovizioso hingga akhir musim. Tetapi performa ramping Marquez musim ini sesungguhnya terlalu mungkin untuk memenangkan juara dunia Marquez sebelum akhir musim. Diperkirakan kecuali tidak di Motegi ya di Philip Island.

Judul Kejuaraan Dunia MotoGP 2018 adalah gelar dunia kelima untuk Marquez di premier dan gelar ketujuh Marc di semua kelas. Selama perayaan, Marc berpura-pura bermain game dan raih level 7. Marc pertama kali memenangkan gelar dunia 125 cc terhadap 2010. Ia kemudian jadi juara dunia di Moto2 terhadap 2012. Terus memenangkan gelar dunia MotoGP terhadap 2013, 2014, 2016, 2017 dan 2018. Balapan Motegi berlangsung di dalam cuaca bagus dan melahap 24 lap. Duo Yamaha raih hasil yang jelek di kualifikasi, agar Vinales menjadi dari posisi 7 dan Valentino Rossi menjadi dari posisi 9. Andrea Pvi memenangkan posisi pole. Zarco dan Miller finis di posisi 2 dan 3. Marc Marquez mengawali balapan dari posisi 6.

Dovi mengawali bersama sempurna setelah start dan langsung memimpin balapan. Marc jadi yang ketiga. Babak kedua, Vale di posisi 6 naik ke posisi 5 setelah melewati Alex Rins. Rins melawan, melewati Vale kembali dan memaksa Vale ke posisi 6. Marc tidak butuh selagi lama untuk mengambil alih posisi Miller. Babak ketiga dari dokter mempunyai Rins kembali ke posisi 6. Hampir bersama bersama Cal Crutchlow yang melewati Miller ke posisi 3, Vale mencetak lap tercepat 1: 46: 052. Marc, yang tersedia di posisi kedua, mengejar Dovizioso untuk posisi pergelangan tangan . Jaraknya terlalu tipis, setipis Cal Cruthclow, yang ikuti Marc Marquez. Di babak kelima, Vale berpegang teguh terhadap Miller dan bersiap untuk mengejar ke posisi 4. Cal Cruthclow melihat sebuah lubang untuk melewati Marquez dan dia berhasil. Cal yang lain sekarang. Vale juga melewati Miller untuk posisi ke-4.

Enam tembakan, 4 teratas selagi ini adalah Dovi, Cal, Marc dan Vale. Tapi jarak lomba masih ketat, apa pun bisa terjadi. Di babak ketujuh, Dovi mencetak lap tercepat 1: 45: 790. Cal dikalahkan oleh Marquez dan mesti turun ke posisi 3. Jarak Dovi ke Marc jadi lebih tipis jadi 0,321 detik. Aleix Espargaro meninggalkan balapan dan kembali ke garasi. Di babak ke-10, Vale menerima ancaman dari duo Suzuki, Iannone dan Alex Rins. Vale enteng diambil alih oleh Iannone untuk posisi ke-4, Vale turun di rangkaian kelima. Lap kesebelas Jack Miller turun dan balapan berakhir. Akhir yang tidak menggembirakan bagi Miller. Babak dua belas Karel Karel juga turun. Kasihan Karel … baik, namun sering macet.
Posisi selama putaran ketiga belas adalah Dovi, Marc, Cal, Ian, Rins dan Vale. Yep Yamaha Suzuki bersama enteng mengalahkan Yamaha. Ngomong-ngomong, Vinales tidak lebih baik dari Vale. Dia tersandung di area ke-10 dan cuma melihat duel antara Dani Pedrosa dan Alvaro Bautista di depannya.

Setelah bersama sabar menyeret Dovi, Marquez akhirnya melewati Dovi di babak ke-14. Marc saat ini memimpin lomba. Marc tidak merokok disaat pengunduran diri merokok. Uh menanti … Dovi tidak enteng menyerah. Dia bertarung melawan Marc dan menyesuaikan balapan lagi. Iannone tiba di babak ini. Dia jatuh dan jatuh dari perlombaan. Sepeda motor Ian terbanting menutup dan untungnya Ian tidak mendapat banyak kerusakan walau terbangun bersama benjolan.
Sekitar tujuh belas, Cal pergi, tampaknya dia menyerah dan membebaskan Dovi dan Marquez bertarung. Tiang gas Dovi hingga 300 km per jam, namun tiang gas Marquez bersama 296 km per jam. Eittt telah menyelamatkan bola untuk babak final. Untuk enam lap tersisa, Dovi mencatat lap tercepat 1: 45: 746. Lima lap lagi, Marc mencetak lap tercepat 1: 46: 646.

Empat putaran pertarungan yang tersisa berlangsung antara Dovi versus Marc yang berjuang untuk posisi 1 dan Cal vs Rins yang berjuang untuk posisi 3. Valentino Rossi baru saja mengawasi posisi 5. Dovi dan Marc tetap maju dan enteng bagi Marc untuk mengejar ketinggalan bersama Dovi Posisi satu. Dovi tidak akan menyerah bersama mudah. Dia mengejar dan meremas Marc Marquez. Pada jarak yang terlalu tipis layaknya ini, semestinya tidak tersedia kekeliruan yang bisa mengakibatkan Anda kehilangan posisi. Dua lap tersisa, di tikungan di Dovi, kehilangan kendali atas ban dan meluncur ke kerikil. Kerumunan kejutan dan kru Ducati juga kaget.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *