Generasi baru Inggris kini Telah Lahir


Generasi Emas “adalah ungkapan yang tidak kudu kembali dikaitkan dengan tim nasional Inggris. Pada awal 2000-an, kata generasi emas pernah dilakukan konfirmasi di Inggris, dihuni oleh pemain kelas dunia layaknya Steven Gerrard, Frank Lampard, Ashley Cole dan Michael Owen, dengan dengan kuartet Manchester United Gary Neville, David Beckham, Paul Scholes, ke Wayne Rooney, namun penuh dengan pemain kelas dunia, Inggris bahkan tidak memenangkan gelar, generasi baru bahasa Inggris saat ini lahir , Piala Dunia 2018 di Rusia Sosok di belakang layar yang memunculkan harapan baru ini adalah Gareth Southgate sebagai manajer, semifinal berhasil diraih oleh Harry Kane dan teman-temannya dengan materi pemain, yang terhadap selagi itu lumayan penuh dengan nama-nama baru dan muda: Pasca 2018 Piala Dunia, Southgate dan Inggris menginginkan membawa kembali era baru di mana para pemain muda potensial dibesarkan di tim nasional senior.

Southgate mendorong 23 pemain untuk mengisi tim Inggris untuk bermain kualifikasi Piala Eropa terhadap 2020. Dari 23 pemain, terlihat nama-nama baru yang menarik, yang usianya tetap benar-benar muda. Dalam kemenangan 5-0 melawan Republik Ceko awal pagi ini, tiga nama menarik perhatian, yaitu Jadon Sancho, Callum Hudson-Odoi dan Declan Rice. Hudson-Odoi dari Chelsea yang berusia 18 th. ditarik dari tim U21 ke tim yang lebih tinggi. Kampanye Hudson-Odoi mampu diakui benar-benar cepat bagi pengamat sepakbola Inggris. Namun Southgate, yang punyai pengalaman sebagai pemain muda yang dengan cepat dipromosikan ke level senior, percaya bahwa kalau seorang pemain muda telah punyai mental dan kualitas yang baik, ia pantas bermain di tim nasional senior.

Seolah-olah dia sepakat dengan Southgate, Kane berkata: “Callum hebat. Kami benar-benar puas memilikinya. Pertempuran untuk garis depan selagi ini benar-benar tinggi. Semua orang berjuang untuk memperoleh daerah duduk dan para pemain muda tidak risau untuk terlihat dan mengekspresikan diri, dan dia (Hudson-Odoi) lakukan itu. “Hudson-Odoi segera dipercayakan untuk bermain melawan Ceko awal pagi ini, meskipun itu baru diperkenalkan terhadap menit ke-70, penampilan pemain yang diperdebatkan oleh Bayern Munich, terlihat benar-benar percaya diri. Dia mencatat 26 sentuhan, dua tembakan ke gawang dan peluangnya untuk gol dicetak untuk Inggris, meskipun gol itu dicetak oleh bek Ceko Tomas Kalas untuk mengantisipasi kekeliruan bola liar yang ditendang oleh Odoi.

Selain Odoi tersedia pemain berusia 18 th. lainnya, pemain itu berasal dari Borussia Dortmund, Jadon Sancho. Tidak perlu selagi lama untuk percaya padanya, Southgate menurunkan Sancho sejak awal. Dia termasuk mendapat nomer punggung 7, angka yang digunakan oleh lebih dari satu pemain Inggris yang baik, termasuk Beckham. Sancho segera terlihat menawan. Seorang asisten berhasil diberikan kepada Raheem Sterling. Selain itu, item statistik individual termasuk benar-benar baik. Pemain yang lahir terhadap th. 2000 mengambil dua tembakan, 82 sentuhan, menyebabkan empat kartu kunci dan punyai akurasi umpan 84,8%.

Memang, Sancho telah menarik perhatian banyak pengamat sepakbola gara-gara penampilannya dengan Dortmund. Dia bermain di Bundesliga di dalam 19 pertandingan dan mencetak 8 gol dan 12 assist. Itulah sebabnya Sancho saat ini menyimpan harapan baru di tim nasional Inggris perihal era depan Inggris. Pemain seterusnya yang debut di tim nasional Inggris adalah Rice, yang baru berusia 20 tahun. Southgate tampaknya jadi pelatih nasional yang bahagia, artikel Rice pilih untuk memperoleh kewarganegaraan Inggris di atas Irlandia, meskipun ia telah bermain di tim nasional senior Irlandia dan lebih dari satu selagi lantas bahkan menerima pemain muda terbaik.

Inggris telah punyai gelandang yang mampu dimainkan layaknya terhadap pertandingan pagi layaknya Jordan Henderson dan Eric Dier, namun Rice mampu jadi jangkar, yang termasuk punyai daerah operan yang kadangkala jadi awal serangan di Inggris. Memasuki menit ke-62, Rice mendaftar, mengimbuhkan 25 operan dan akurasinya capai 92%. Rice adalah pemain serbaguna.

Pemain muda yang saat ini bermain di West Ham United sebetulnya adalah seorang bek, namun di West Ham ia sering di letakkan sebagai gelandang untuk menopang di lini depan. Kehadiran tiga pemain muda di atas berarti harapan baru bagi tim nasional Inggris. Inggris serupa sekali tidak menikmati kualitas pemain muda setelah era dan teman-teman Gerrard. Sekarang Inggris punyai pemain muda yang punyai jam terbang kompetisi yang benar-benar baik. Selain Odoi, Sancho dan Rice, tetap tersedia nama-nama pemain muda potensial di tiap tiap posisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *